Mengapa Memilih Kami
Kategori: Referensi Penulis: Hj. Siti Haniatunnisa, LL.B., MH Terbit : Proses ISBN: Proses Halaman: 133 Bahasa Indonesia Ukuran 14,8 x 21 cm
SINOPSIS
Di tengah pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi global, dunia pendidikan tinggi menghadapi krisis mendasar: fragmentasi ilmu, keterputusan antara nilai dan pengetahuan, serta hilangnya orientasi peradaban. Ilmu berkembang cepat, tetapi tidak selalu menghadirkan makna, arah, dan tanggung jawab sosial.
Buku Sistem Integrasi Peradaban Ilmu hadir sebagai respon atas krisis tersebut dengan menawarkan suatu pendekatan integratif yang menghubungkan kembali turats (warisan keilmuan Islam), riset, dan sains modern dalam satu sistem yang utuh dan berkelanjutan.
Melalui buku ini, diperkenalkan Nawawi Framework sebagai arsitektur sistem keilmuan yang mengintegrasikan fondasi epistemologi, proses pengembangan ilmu, hingga orientasi peradaban. Kerangka ini kemudian dioperasionalkan melalui Nawawi Methodological Framework (NMF), sebuah metodologi integratif yang menghubungkan realitas, konsep, metode, nilai (value/taqyīm), dan transformasi dalam satu proses ilmiah yang sistematis dan berkelanjutan.
Berakar pada tradisi keilmuan Islam, khususnya pendekatan Makharij Fiqhiyyah, NMF mentransformasikan konsep tafrīq sebagai penegasan batas normatif menjadi sistem evaluasi nilai yang lebih universal dan aplikatif lintas disiplin. Dengan demikian, metodologi ini tidak hanya relevan secara akademik, tetapi juga mampu menjaga integritas ilmu dalam menghadapi kompleksitas dunia modern.
Buku ini tidak berhenti pada tataran konseptual, tetapi menghadirkan implementasi nyata melalui model Universitas Peradaban, dengan Universitas Syeikh Nawawi Banten sebagai studi kasus. Model ini mengintegrasikan sistem nasional pendidikan tinggi seperti SN-DIKTI, OBE, MBKM, dan SKKNI dengan NMF sebagai metodologi inti, sehingga menghasilkan sistem pendidikan tinggi yang tidak hanya memenuhi standar, tetapi memiliki distingsi metodologis yang kuat.
Sebagai bagian dari Trilogi Peradaban Ilmu USNB, buku ini menempati posisi sebagai sistem operasional yang menjembatani epistemologi dan paradigma keilmuan menuju implementasi institusional.
Lebih dari sekadar buku akademik, karya ini merupakan tawaran model keilmuan yang integratif, aplikatif, dan berorientasi pada pembangunan peradaban—sebuah ikhtiar untuk mengembalikan ilmu pada hakikatnya: sebagai jalan menuju kemaslahatan manusia dan keberlanjutan peradaban.